Menurut Katja Hunter, seorang creativity coaching dari Denmark mengatakan bahwa creativepreneur adalah seseorang yang menjalankan sebuah bisnis kreatif.
Menurut britishcouncil, creative entrepreneur atau creativepreneur adalah sebutan untuk orang yang di antaranya: 1) Berwirausaha di bidang kreatif 2) Mengembangkan inisiatif (festival, pameran, dll) untuk mengembangkan pasar industri kreatif.
Creativepreneur selalu melahirkan sebuah gagasan, inovasi, dan berpikir “out of the box”. Singkatnya, mereka menghasilkan produk, menjalankan bisnis kreatif, dan terus meningkatkan inovasi terbaru.
Setelah memahami definisi, inilah delapan karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang Creativepreneur.
1. Bold Moves
Bold Moves adalah seorang yang memulai bisnisnya hanya dengan ide dan konsep yang dimiliki. Modal diperoleh melalui pencarian investor ataupun ada yang memulai dengan modal kecil untuk membuka bisnis secara online.
2. Inovatif
Seorang yang Inovatif memiliki creative thinking untuk melihat apa yang diinginkan banyak orang dan memikirkan inovasi baru yang bisa diterima banyak orang. Pada akhirnya, mereka akan berusaha dapat menciptakan produk yang tidak disadari oleh banyak orang bahwa mereka membutuhkan produk tersebut.
3. Kolaborasi
Seorang Creativepreneur sadar akan keterbatasan, bahwa produk hasil ide mereka masih membutuhkan pihak lain untuk diajak berkolaborasi. Kolaborasi lebih hemat jatuhnya, dibandingkan dengan jika harus mempekerjakan karyawan. Selain itu, mereka dapat saling support untuk sama-sama maju.
4. Hybrid Skill
Memiliki banyak talenta atau multitalent sehingga dapat melakukan banyak hal untuk berbisnis, termasuk IT, Public Relation, dan bidang lain. Hal ini karena adanya tuntutan cara membuat konten yang menarik, membuat dan mengedit video untuk kepentingan promosi produk.
5. Doer
Sebuah karakteristik dimana Anda bertindak membuat konsep yang bisa menjadi kenyataan. Pasalnya tidak mudah untuk menciptakan produk baru, tetapi mereka berusaha push their limits untuk membuat produk sesuai konsep yang diinginkan.
Zaman now harus dapat memanfaatkan teknologi agar dapat memperkuat bisnis mereka. Jadi, semua proses bisnis mulai dari marketing, pengenalan produk, komunikasi, transportasi, distribusi, semuanya melibatkan teknologi.
7. Design-aware
Memiliki pemahaman dasar akan desain serta mengerti tentang tampilan produk yang catchy untuk menarik perhatian konsumen. Ini terkait juga dengan hal yang sedang tren, serta desain yang berkualitas untuk produk barunya.
8. Short Planner
Sebagian besar creative businesses tidak memiliki rencana jangka panjang, bahkan mereka cenderung lebih melihat situasi dan perkembangan zaman untuk memilih jenis produk yang dapat diciptakan di masa mendatang.
- Memiliki konsep dan visi sesuai dengan passion.
- Mengenali potensi dalam diri.
- Tidak gegabah dalam mengambil resiko.
- Percaya diri dalam melakukan promosi.
- Memandang positif terhadap masukan.
- Memliki deadline.
- Tidak mudah menyerah.
Komentar
Posting Komentar